Aku tahu, posisiku sejak dulu mungkin hanya sebatas teman dekatmu saja. Sesaat aku berpikir seperti itu, aku sahabatmu dan kau sahabatku. Tak lebih, kita hanya sepasang sahabat
Seiring waktu berlalu, kita bersama, bercanda dan berduka, aku semakin bimbang dengan perasaan yang tak dapat kujelaskan ini.Aku bertahan, menahan sakit yang sejak dulu kurasa ketika kudengar kau memiliki kekasih atau teman gadis baru. Sejujurnya, aku ingin menangis
Aku selalu berharap kau menatap mataku, ke dalam mataku, merasakan setulus apa perasaanku terhadapmu
Persahabatan kita terlalu indah untuk dihancurkan, walaupun aku sadar persahabatan inilah yang membuat kita berdua tidak bisa memiliki hubungan yang lebih jauh dan lebih dalam
We've got such an amazing friendship and we just dont wanna lose
Disaat aku berusaha menutupi perasaanku, aku tak tahu apa saja yang harus kulakukan. Diam ketika melihatmu? Tak menyapa saat bertemu? Atau menghindar hanya karena perasaan ini? Benarkah? Apakah aku menghindar?
Apakah aku menghindar?
Kurasa, aku masih di sini ketika kau membutuhkanku
Aku akan menjadi payung ketika kau dijatuhi air hujan
Aku akan di sini ketika kau tersakiti
Aku di sampingmu saat kau membutuhkanku untuk menyemangatimu
Aku pasti memiliki waktu untukmu
Karena aku tahu, perasaan ini tak mungkin lagi dapat kubendung atau kututupi lagi. Aku menyayangimu apa adanya, mencintaimu sesederhana mungkin karena aku mencintaimu dengan alasan yang bukan sesuatu berupa obsesi. Aku tulus menyayangimu, sehingga aku mempertahankan perasaan ini, cinta ini, kasih sayang ini. Aku bertahan menikmati sekian ribu luka yang kurasakan selama kau menjalin hubungan dengan dia. Aku tak akan egois, aku tak akan menghalangimu untuk mencari cinta sejatimu. Tetapi ketika kau lelah mencari, berhentilah, aku di sini. Menanti, menanti dan menanti saat yang tepat untuk kita menemukan titik temu yang sempurna, meleburkan semua perasaan yang kita rasakan
Ketika kulihat semua gadis yang ada dalam kehidupanmu, terkadang aku merasa seolah aku tak pernah cukup. Aku tak pernah mampu menjadi seperti mereka
Benar!
Aku tak pernah mampu. Mereka memiliki segala sesuatu yang mereka inginkan, but I have to life without the things like they have.
Tetapi aku sadar, Tuhan memberikan kelebihan di balik kekurangan dan kekurangan di balik kelebihan. Di balik perbedaanku dengan mereka, aku dianugerahi hati yang dapat sedemikian tulusnya menyayangimu selama enam tahun. Aku tak mengerti mengapa aku sesabar itu menyayangimu, selama itukah? Jujur saja, aku tak begitu paham. Aku merasa, aku tak cukup mampu, tetapi aku selalu tahu dan aku selalu sadar jika aku memang pantas untukmu. Ya. Aku pantas untukmu..
cieeee curhat si tia euy hahaha
BalasHapusKarunya nya:')
BalasHapusmiris meni dia nya ga peka-peka :(
BalasHapusPeka, tapi nya kitu tea wee:(
BalasHapus